Pihak sekolah melalui para guru literasi menekankan bahwa membaca tidak selalu harus dilakukan kata demi kata dari awal hingga akhir. Salah satu metode yang diajarkan dalam Tips SMPN 78 Jakarta adalah teknik melihat sekilas atau yang dikenal dengan istilah skimming. Teknik ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum atau gagasan utama dari sebuah teks dalam waktu yang sangat singkat. Siswa diarahkan untuk fokus pada judul, subjudul, kalimat pertama di setiap paragraf, serta kata-kata yang dicetak tebal atau miring guna menangkap struktur besar dari materi yang sedang dipelajari.
Selain itu, terdapat teknik pendukung lainnya yang tidak kalah penting, yaitu metode memindai. Penggunaan strategi scanning sangat efektif ketika seorang siswa sudah mengetahui informasi spesifik apa yang ingin mereka cari dalam sebuah teks panjang. Misalnya, saat mencari definisi suatu istilah, angka tahun dalam sejarah, atau nama tokoh tertentu, mata siswa dilatih untuk bergerak cepat melintasi barisan kalimat tanpa benar-benar membacanya secara menyeluruh hingga informasi yang dicari ditemukan. Kombinasi antara kedua teknik ini memungkinkan siswa untuk menyeleksi informasi mana yang relevan dan mana yang bisa diabaikan sementara waktu.
Kemampuan untuk dapat pahami bacaan dengan metode ini sangat krusial dalam menghadapi ujian atau pengerjaan tugas yang memiliki tenggat waktu ketat. Dengan melatih kecepatan gerak mata dan fokus otak, siswa tidak lagi terjebak dalam rasa bosan yang sering muncul saat melihat tumpukan paragraf yang padat. Pelatihan ini juga secara tidak langsung meningkatkan daya konsentrasi karena siswa dipaksa untuk tetap tajam dalam mencari poin-poin penting di tengah hamparan kata.
Tujuan utama dari pengajaran teknik ini adalah agar siswa dapat merespons setiap teks secara cepat dan tepat. Dalam banyak kasus, siswa sering merasa kewalahan bukan karena sulitnya materi, melainkan karena mereka menghabiskan terlalu banyak energi pada detail-detail kecil yang sebenarnya tidak terlalu mendesak. Melalui metode yang diberikan, sekolah berharap siswa memiliki kontrol yang lebih baik atas waktu belajar mereka. Membaca efisien bukan berarti membaca dengan terburu-buru, melainkan membaca dengan cerdas dan penuh strategi sesuai dengan kebutuhan informasi yang diinginkan.